Senin, 05 Agustus 2013

Makalah Tentang Bakteri (Tugas Kuliah Bahasa Inggris Keperawatan)

PENDAHULUAN

Bakteri (dari kata Latin bacterium; jamak: bacteria) adalah kelompok organisme yang tidak memiliki membran inti sel. Organisme ini termasuk ke dalam domain prokariota dan berukuran sangat kecil (mikroskopik), serta memiliki peran besar dalam kehidupan di bumi. Beberapa kelompok bakteri dikenal sebagai agen penyebab infeksi dan penyakit, sedangkan kelompok lainnya dapat memberikan manfaat dibidang pangan, pengobatan, dan industri. Struktur sel bakteri relatif sederhana: tanpa nukleus/inti sel, kerangka sel, dan organel-organel lain seperti mitokondria dan kloroplas. Hal inilah yang menjadi dasar perbedaan antara sel prokariot dengan sel eukariot yang lebih kompleks.

Bakteri dapat ditemukan di hampir semua tempat: di tanah, air, udara, dalam simbiosis dengan organisme lain maupun sebagai agen parasit (patogen), bahkan dalam tubuh manusia. Pada umumnya, bakteri berukuran 0,5-5 μm, tetapi ada bakteri tertentu yang dapat berdiameter hingga 700 μm, yaitu Thiomargarita. Mereka umumnya memiliki dinding sel, seperti sel tumbuhan dan jamur, tetapi dengan bahan pembentuk sangat berbeda (peptidoglikan). Beberapa jenis bakteri bersifat motil (mampu bergerak) dan mobilitasnya ini disebabkan oleh flagel.

SEJARAH

Model mikroskop awal yang dirancang oleh Robert Hooke; dimuat dalam Micrographia.
Bakteri merupakan organisme mikroskopik. Hal ini menyebabkan organisme ini sangat sulit untuk dideteksi, terutama sebelum ditemukannya mikroskop. Barulah setelah abad ke-19 ilmu tentang mikroorganisme, terutama bakteri (bakteriologi), mulai berkembang. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, berbagai hal tentang bakteri telah berhasil ditelusuri. Akan tetapi, perkembangan tersebut tidak terlepas dari peranan berbagai tokoh penting seperti Robert Hooke, Antoni van Leeuwenhoek, Ferdinand Cohn, dan Robert Koch. Istilah bacterium diperkenalkan di kemudian hari oleh Ehrenberg pada tahun 1828, diambil dari kata Yunani βακτηριον (bakterion) yang memiliki arti "batang-batang kecil". Pengetahuan tentang bakteri berkembang setelah serangkaian percobaan yang dilakukan oleh Louis Pasteur, yang melahirkan cabang ilmu mikrobiologi. Bakteriologi adalah cabang mikrobiologi yang mempelajari biologi bakteri.

Robert Hooke (1635-1703), seorang ahli matematika dan sejarahwan berkebangsaan Inggris, menulis sebuah buku yang berjudul Micrographia pada tahun 1665 yang berisi hasil pengamatan yang dilakukan dengan menggunakan mikroskop sederhana. Akan tetapi, Robert Hooke masih belum dapat menumukan struktur bakteri. Dalam bukunya tersebut, tergambar hasil penemuannya mengenai tubuh buah kapang. Walau demikian, buku inilah yang menjadi sumber deskripsi awal dari mikroorganisme.

Antoni van Leeuwenhoek (1632—1723) hidup di era yang sama dengan Robert Hooke di mana pengamatan dengan mikroskop masih sangat sederhana. Terinspirasi dari kerja Robert Hooke, ia membuat mikroskop rancangannya sendiri dengan sangat baik untuk mengamati makhluk mikroskopik ini pada berbagai media alami pada tahun 1684. Antoni van Leeuwenhoek berhasil menemukan bakteri untuk pertama kalinya di dunia pada tahun 1676. Hasil temuannya dikirimkan ke Royal Society of London yang kemudian dipublikasikan pada tahun 1684. Penemuan ini segera mendapat banyak konfirmasi dari ilmuwan lainnya. Sejak saat itulah, tidak hanya ilmu tentang bakteri tetapi juga mikroorganisme pada umumnya pun mulai berkembang.

Ferdinand Cohn (1828-1898) merupakan seorang botanis berkebangsaan Breslau (sekarang Polandia). Hasil penemuannya banyak berkisar tentang bakteri yang resisten terhadap panas. Ketertarikannya pada kelompok bakteri ini mengarahkannya pada penemuan kelompok bakteri penghasil endospora yang resisten terhadap suhu tinggi. Ferdinand Cohn juga berhasil menjelaskan siklus hidup bakteri Bacillus yang sekaligus menjelaskan mengapa bakteri ini bersifat tahan panas. Selanjutnya, ia juga membuat dasar klasifikasi bakteri sederhana dan mengembangkan beberapa metode untuk mencegah kontaminasi pada kultur bakteri, seperti penggunaan kapas sebagai penutup pada labu takar, erlenmeyer, dan tabung reaksi. Metode ini kemudian digunakan oleh ilmuwan lain, Robert Koch.

Robert Koch (1843-1910), seorang ahli fisika berkebangsaan Jerman, banyak melakukan penelitian mengenai penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Ilmuwan pada awalnya mempelajari penyakit antraks yang banyak menyerang hewan ternak. Penyakit ini disebabkan oleh Bacillus anthracis, salah satu bakteri penghasil endospora.
 Robert Koch juga merupakan orang pertama yang berhasil mendapatkan isolat murni Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab penyakit tuberkulosis. Berdasarkan dua penelitian mengenai penyakit ini, Robert Koch berhasil membuat Postulat Koch, sebuah teori mengenai mikroorganisme spesifik untuk penyakit yang spesfik. Beliau juga berhasil menemukan metode untuk mendapatkan isolat murni dari bakteri. Penemuan lainnya adalah penggunaan media kultur padat untuk menumbuhkan bakteri di luat habitat aslinya. Pada awalnya ia menggunakan potongan kentang dan kemudian dikembangkan dengan menggunakan nutrien gelatin. Penggunaan nutrien gelatin masih memiliki banyak kekurangan yang pada akhirnya penggunaanya digantikan dengan agar (sejenis polisakarida) yang digagas oleh istri Walter Hesse yang juga bekerja bersama Robert Koch.
STRUKTUR SEL

Struktur sel bakteri.
Seperti prokariot (organisme yang tidak memiliki membran inti) pada umumnya, semua bakteri memiliki struktur sel yang relatif sederhana. Sehubungan dengan ketiadaan membran inti, meteri genetik (DNA dan RNA) bakteri melayang-layang di daerah sitoplasma yang bernama nukleoid. Salah satu struktur bakteri yang penting adalah dinding sel. Bakteri dapat diklasifikasikan dalam dua kelompok besar berdasarkan struktur dinding selnya, yaitu bakteri gram negatif dan bakteri gram positif. Bakteri gram positif memiliki dinding sel yang tersusun dari lapisan peptidoglikan (sejenis molekul polisakarida) yang tebal dan asam teikoat, sedangkan bakteri gram negatif memiliki lapisan peptidoglikan yang lebih tipis dan mempunyai struktur lipopolisakarida yang tebal. Metode yang digunakan untuk membedakan kedua jenis kelompok bakteri ini dikembangkan oleh ilmuwan Denmark, Hans Christian Gram pada tahun 1884.
Banyak bakteri memiliki struktur di luar sel lainnya seperti flagel dan fimbria yang digunakan untuk bergerak, melekat dan konjugasi. Beberapa bakteri juga memiliki kapsul yang beperan dalam melindungi sel bakteri dari kekeringan dan fagositosis. Struktur kapsul inilah yang sering kali menjadi faktor virulensi penyebab penyakit, seperti yang ditemukan pada Escherichia coli dan Streptococcus pneumoniae. Bakteri juga memiliki kromosom, ribosom, dan beberapa spesies lainnya memiliki granula makanan, vakuola gas, dan magnetosom. Beberapa bakteri mampu membentuk diri menjadi endospora yang membuat mereka mampu bertahan hidup pada lingkungan ekstrim. Clostridium botulinum merupakan salah satu contoh bakteri penghasil endospora yang sangat tahan suhu dan tekanan tinggi, dimana bakteri ini juga termasuk golongan bakteri pengebab keracunan pada makanan kaleng.

MORFOLOGI BAKTERI

Berbagai bentuk tubuh bakteri.
Berdasarkan bentuknya, bakteri dibagi menjadi tiga golongan besar, yaitu:
  • Kokus (Coccus) adalah bakteri yang berbentuk bulat seperti bola dan mempunyai beberapa variasi sebagai berikut:
    • Mikrococcus, jika kecil dan tunggal
    • Diplococcus, jka berganda dua-dua
    • Tetracoccus, jika bergandengan empat dan membentuk bujur sangkar
    • Sarcina, jika bergerombol membentuk kubus
    • Staphylococcus, jika bergerombol
    • Streptococcus, jika bergandengan membentuk rantai
  • Basil (Bacillus) adalah kelompok bakteri yang berbentuk batang atau silinder, dan mempunyai variasi sebagai berikut:
    • Diplobacillus, jika bergandengan dua-dua
    • Streptobacillus, jika bergandengan membentuk rantai
  • Spiral (Spirilum) adalah bakteri yang berbentuk lengkung dan mempunyai variasi sebagai berikut:
    • Vibrio, (bentuk koma), jika lengkung kurang dari setengah lingkaran (bentuk koma)
    • Spiral, jika lengkung lebih dari setengah lingkaran
    • Spirochete, jika lengkung membentuk struktur yang fleksibel.
Bentuk tubuh/ morfologi bakteri dipengaruhi oleh keadaan lingkungan, medium, dan usia. Walaupun secara morfologi berbeda-beda, bakteri tetap merupakan sel tunggal yang dapat hidup mandiri bahkan saat terpisah dari koloninya.

ALAT GERAK
Gambar alat gerak bakteri:
A-Monotrik
B-Lofotrik
C-Amfitrik
D-Peritrik.

Banyak spesies bakteri yang bergerak menggunakan flagel. Bakteri yang tidak memiliki alat gerak biasanya hanya mengikuti pergerakan media pertumbuhannya atau lingkungan tempat bakteri tersebut berada. Sama seperti struktur kapsul, flagel juga dapat menjadi agen penyebab penyakit pada beberapa spesies bakteri. Berdasarkan tempat dan jumlah flagel yang dimiliki, bakteri dibagi menjadi lima golongan, yaitu:
  • Atrik, tidak mempunyai flagel.
  • Monotrik, mempunyai satu flagel pada salah satu ujungnya.
  • Lofotrik, mempunyai sejumlah flagel pada salah satu ujungnya.
  • Amfitrik, mempunyai satu flagel pada kedua ujungnya.
Peritrik, mempunyai flagel pada seluruh permukaan tubuhnya.

HABITAT
Bakteri merupakan mikroorganisme ubikuotus, yang berarti melimpah dan banyak ditemukan di hampir semua tempat. Habitatnya sangat beragam; lingkungan perairan, tanah, udara, permukaan daun, dan bahkan dapat ditemukan di dalam organisme hidup. Diperkirakan total jumlah sel mikroorganisme yang mendiami muka bumi ini adalah 5x1030. Bakteri dapat ditemukan di dalam tubuh manusia, terutama di dalam saluran pencernaan yang jumlah selnya 10 kali lipat lebih banyak dari jumlah total sel tubuh manusia.  Oleh karena itu, kolonisasi bakteri sangatlah mempengaruhi kondisi tubuh manusia.
Thermus aquatiqus, bakteri termofilik yang banyak diaplikasikan dalam bioteknologi.
Terdapat beragam jenis bakteri yang mampu menghabitasi daerah saluran pencernaan manusia, terutama pada usus besar, diantaranya adalah bakteri asam laktat dan kelompok enterobacter . Contoh bakteri yang biasa ditemukan adalah Lactobacillus acidophilus. Di samping itu, terdapat pula kelompok bakteri lain, yaitu probiotik, yang bersifat menguntungkan karena dapat menunjang kesehatan dan bahkan mampu mencegah terbentuknya kanker usus besar. Selain di dalam saluran pencernaan, bakteri juga dapat ditemukan di permukaan kulit, mata, mulut, dan kaki manusia. Di dalam mulut dan kaki manusia terdapat kelompok bakteri yang dikenal dengan nama metilotrof, yaitu kelompok bakteri yang mampu menggunakan senyawa karbon tunggal untuk menyokong pertumbuhannya. Di dalam rongga mulut, bakteri ini menggunakan senyawa dimetil sulfida yang berperan dalam menyebabkan bau pada mulut manusia.
Beberapa kelompok mikroorganisme ini mampu hidup di lingkungan yang tidak memungkinkan organisme lain untuk hidup. Kondisi lingkungan yang ekstrim ini menuntut adanya toleransi, mekanisme metabolisme, dan daya tahan sel yang unik. Sebagai contoh, Thermus aquatiqus merupakan salah satu jenis bakteri yang hidup pada sumber air panas dengan kisaran suhu 60-80 oC. Tidak hanya di lingkungan bersuhu tinggi, bakteri juga dapat ditemukan pada lingkungan dengan suhu yang sangat dingin. Pseudomonas extremaustralis ditemukan pada Antartika dengan suhu di bawah 0 oC. Di samping pengaruh ekstrim temperatur, bakteri juga dapat hidup pada berbagai lingkungan lain yang hampir tidak memungkinkan adanya kehidupan (lingkungan steril).  Halobacterium salinarum dan Halococcus sp. adalah contoh dari bakteri yang dapat hidup pada kondisi garam (NaCl) yang sangat tinggi (15-30%). Tedapat pula beberapa jenis bakteri yang mampu hidup pada kadar gula tinggi (kelompok osmofil), kadar air rendah (kelompok xerofil), derajat keasaman pH sangat tinggi, dan rendah.
Beberapa komunitas bakteri dapat bertahan hidup di dalam awan dengan ketingian hingga 10 kilometer. Sebuah tim peneliti menggunakan pesawat tua DC-8 yang dimodifikasi sebagai laboratorium terbang berhasil menggambil sampel sejumlah bakteri di awan dalam kondisi badai. Bakteri yang hidup dalam nukleasi es terbawa badai dan bertahan dalam ionisasi awan.

PENGARUH LINGKUNGAN TEHADAP BAKTERI

Kondisi lingkungan yang mendukung dapat memacu pertumbuhan dan reproduksi bakteri. Faktor-faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan reproduksi bakteri adalah suhu, kelembapan, dan cahaya.[39] Secara umum, terdapat beberapa alat yang dapat digunakan untuk melakukan pengamatan sel bakteri terhadap berbagai parameter tersebut, seperti mikroskop optikal, mikroskop elektron, dan atomic force microscope (AFM).

Suhu

Suhu berperan penting dalam mengatur jalannya reaksi metabolisme bagi semua makhluk hidup. Khususnya bagi bakteri, suhu lingkungan yang berada lebih tinggi dari suhu yang dapat ditoleransi akan menyebabkan denaturasi protein dan komponen sel esensial lainnya sehingga sel akan mati. Demikian pula bila suhu lingkungannya berada di bawah batas toleransi, membran sitoplasma tidak akan berwujud cair sehingga transportasi nutrisi akan terhambat dan proses kehidupan sel akan terhenti. Berdasarkan kisaran suhu aktivitasnya, bakteri dibagi menjadi 4 golongan:
  • Bakteri psikrofil, yaitu bakteri yang hidup pada daerah suhu antara 0°– 30 °C, dengan suhu optimum 15 °C.
  • Bakteri mesofil, yaitu bakteri yang hidup di daerah suhu antara 15° – 55 °C, dengan suhu optimum 25° – 40 °C.
  • Bakteri termofil, yaitu bakteri yang dapat hidup di daerah suhu tinggi antara 40° – 75 °C, dengan suhu optimum 50 - 65 °C
  • Bakteri hipertermofil, yaitu bakteri yang hidup pada kisaran suhu 65 - 114 °C, dengan suhu optimum 88 °C.[2]

Kelembaban relatif

Pada umumnya bakteri memerlukan kelembaban relatif (relative humidity, RH) yang cukup tinggi, kira-kira 85%. Kelembaban relatif dapat didefinisikan sebagai kandungan air yang terdapat di udara. Pengurangan kadar air dari protoplasma menyebabkan kegiatan metabolisme terhenti, misalnya pada proses pembekuan dan pengeringan. Sebagai contoh, bakteri Escherichia coli akan mengalami penurunan daya tahan dan elastisitas dinding selnya saat RH lingkungan kurang dari 84%. Bakteri gram positif cenderung hidup pada kelembaban udara yang lebih tinggi dibandingkan dengan bakteri gram negatif terkait dengan perubahan struktur membran selnya yang mengandung lipid bilayer.

Cahaya

Cahaya merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan bakteri. Secara umum, bakteri dan mikroorganisme lainnya dapat hidup dengan baik pada paparan cahaya normal. Akan tetapi, paparan cahaya dengan intensitas sinar ultraviolet (UV) tinggi dapat berakibat fatal bagi pertumbuhan bakteri. Teknik penggunaan sinar UV, sinar x, dan sinar gamma untuk mensterilkan suatu lingkungan dari bakteri dan mikroorganisme lainnya dikenal dengan teknik iradiasi yang mulai berkembang sejak awal abad ke-20. Metode ini telah diaplikasikan secara luas untuk berbagai keperluan, terutama pada sterilisasi makanan untuk meningkatkan masa simpan dan daya tahan. Beberapa contoh bakteri patogen yang mampu dihambat ataupun dihilangkan antara lain Escherichia coli 0157:H7 and Salmonella.

Radiasi

Radiasi pada kekuatan tertentu dapat menyebabkan kelainan dan bahkan dapat bersifat letal bagi makhluk hidup, terutama bakteri. Sebagai contoh pada manusia, radiasi dapat menyebabkan penyakit hati akut, katarak, hipertensi, dan bahkan kanker. Akan tetapi, terdapat kelompok bakteri tertentu yang mampu bertahan dari paparan radiasi yang sangat tinggi, bahkan ratusan kali lebih besar dari daya tahan manusia tehadap radiasi, yaitu kelompok Deinococcaceae.  Sebagai perbandingan, manusia pada umumnya tidak dapat bertahan pada paparan radiasi lebih dari 10 Gray (Gy, 1 Gy = 100 rad), sedangkan bakteri yang termasuk dalam kelompok ini dapat bertahan hingga 5.000 Gy.
Pada umumnya, paparan energi radiasi dapat menyebabkan mutasi gen dan putusnya rantai DNA. Apabila terjadi pada intensitas yang tinggi, bakteri dapat mengalami kematian. Deinococcus radiodurans memiliki kemampuan untuk bertahan terhadap mekanisme perusakan materi genetik tersebut melalui sistem adaptasi dan adanya proses perbaikan rantai DNA yang sangat efisien.

PERANAN

Bidang lingkungan

Artikel utama untuk bagian ini adalah: Bakteri pengurai, Bakteri nitrifikasi, Bakteri denitrifikasi, dan Bakteri nitrogen.

Keanekaragaman bakteri dan jalur metabolismenya menyebabkan bakteri memiliki peranan yang besar bagi lingkungan. Sebagai contoh, bakteri saprofit menguraikan tumbuhan atau hewan yang telah mati dan sisa-sisa atau kotoran organisme. Bakteri tersebut menguraikan protein, karbohidrat dan senyawa organik lain menjadi CO2, gas amoniak, dan senyawa-senyawa lain yang lebih sederhana. Contoh bakteri saprofit antara lain Proteus dan Clostridium. Tidak hanya berperan sebagai pengurai senyawa organik, beberapa kelompok bakteri saprofit juga merupakan patogen oportunis.
Frankia alni, salah satu bakteri pengikat N2 yang berasosiasi dengan tanaman membentuk bintil akar.
Kelompok bakteri lainnya berperan dalam siklus nitrogen, seperti bakteri nitrifikasi. Bakteri nitrifikasi adalah kelompok bakteri yang mampu menyusun senyawa nitrat dari senyawa amonia yang pada umumnya berlangsung secara aerob di dalam tanah. Kelompok bakteri ini bersifat kemolitotrof. Nitrifikasi terdiri atas dua tahap yaitu nitritasi (oksidasi amonia (NH4) menjadi nitrit (NO2-)) dan nitratasi (oksidasi senyawa nitrit menjadi nitrat (NO3)). Dalam bidang pertanian, nitrifikasi sangat menguntungkan karena menghasilkan senyawa yang diperlukan oleh tanaman yaitu nitrat. Setelah reaksi nitrifikasi selesai, akan terjadi proses dinitrifikasi yang dilakukan oleh bakteri denitrifikasi. Denitrifikasi sendiri merupakan reduksi anaerobik senyawa nitrat menjadi nitrogen bebas (N2) yang lebih mudah diserap dan dimetabolisme oleh berbagai makhluk hidup. Contoh bakteri yang mampu melakukan metabolisme ini adalah Pseudomonas stutzeri, Pseudomonas aeruginosa, and Paracoccus denitrificans. Di samping itu, reaksi ini juga menghasilkan nitrogen dalam bentuk lain, seperti dinitrogen oksida (N2O). Senyawa tersebut tidak hanya dapat berperan penting bagi hidup berbagai organisme, tetapi juga dapat berperan dalam fenomena hujan asam dan rusaknya ozon. Senyawa N2O akan dioksidasi menjadi senyawa NO dan selanjutnya bereaksi dengan ozon (O3) membentuk NO2- yang akan kembali ke bumi dalam bentuk hujan asam (HNO2).
Di bidang pertanian dikenal adanya suatu kelompok bakteri yang mampu bersimbiosis dengan akar tanaman atau hidup bebas di tanah untuk membantu penyuburan tanah. Kelompok bakteri ini dikenal dengan istilah bakteri pengikat nitrogen atau singkatnya bakteri nitrogen. Bakteri nitrogen adalah kelompok bakteri yang mampu mengikat nitrogen (terutaman N2) bebas di udara dan mereduksinya menjadi senyawa amonia (NH4) dan ion nitrat (NO3-) oleh bantuan enzim nitrogenase. Kelompok bakteri ini biasanya bersimbiosis dengan tanaman kacang-kacangan dan polong untuk membentuk suatu simbiosis mutualisme berupa nodul atau bintil akar untuk mengikat nitrogen bebas di udara yang pada umumnya tidak dapat digunakan secara langsung oleh kebanyakan organisme. Secara umum, kelompok bakteri ini dikenal dengan istilah rhizobia, termasuk di dalamnya genus bakteri Rhizobium, Bradyrhizobium, Mesorhizobium, Photorhizobium, dan Sinorhizobium. Contoh bakteri nitrogen yang hidup bersimbiosis dengan tanaman polong-polongan yaitu Rhizobium leguminosarum, yang hidup di akar membentuk nodul atau bintil-bintil akar.

Bidang pangan

Terdapat beberapa kelompok bakteri yang mampu melakukan proses fermentasi dan hal ini telah banyak diterapkan pada pengolahan berbagi jenis makanan. Bahan pangan yang telah difermentasi pada umumnya akan memiliki masa simpan yang lebih lama, juga dapat meningkatkan atau bahkan memberikan cita rasa baru dan unik pada makanan tersebut. Beberapa makanan hasil fermentasi dan mikroorganisme yang berperan:
No.
Nama produk atau makanan
Bahan baku
Bakteri yang berperan
1.
Yoghurt
susu
2.
Mentega
susu
3.
Terasi
ikan
4.
Asinan buah-buahan
buah-buahan
5.
Sosis
daging
6.
Kefir
susu

Beberapa spesies bakteri pengurai dan patogen dapat tumbuh di dalam makanan. Kelompok bakteri ini mampu memetabolisme berbagai komponen di dalam makanan dan kemudian menghasilkan metabolit sampingan yang bersifat racun. Clostridium botulinum, menghasilkan racun botulinin, seringkali terdapat pada makanan kalengan dan kini senyawa tersebut dipakai sebagai bahan dasar botox. Beberapa contoh bakteri perusak makanan:

Bidang kesehatan

Tidak hanya di bidang lingkungan dan pangan, bakteri juga dapat memberikan manfaat dibidang kesehatan. Antibiotik merupakan zat yang dihasilkan oleh mikroorganisme dan mempunyai daya hambat terhadap kegiatan mikroorganisme lain dan senyawa ini banyak digunakan dalam menyembuhkan suatu penyakit. Beberapa bakteri yang menghasilkan antibiotik adalah:
Terlepas dari peranannya dalam menghasilkan antibiotik, banyak jenis bakteri yang justru bersifat patogen. Pada manusia, beberapa jenis bakteri yang sering kali menjadi agen penyebab penyakit adalah Salmonella enterica subspesies I serovar Typhi yang menyebabkan penyakit tifus, Mycobacterium tuberculosis yang menyebabkan penyakit TBC, dan Clostridium tetani yang menyebabkan penyakit tetanus. Bakteri patogen juga dapat menyerang hewan ternak, seperti Brucella abortus yang menyebabkan brucellosis pada sapi dan Bacillus anthracis yang menyebabkan antraks. Untuk infeksi pada tanaman yang umum dikenal adalah Xanthomonas oryzae yang menyerang pucuk batang padi dan Erwinia amylovora yang menyebabkan busuk pada buah-buahan.

DEKOMPOSISI

Dekomposisi buah persik setelah 6 hari.
Proses degradasi jasad makhluk hidup dilakukan oleh banyak organisme, salah satunya adalah bakteri. Beberapa jenis bakteri, terutama bakteri heterotrof, mampu mendegradasi senyawa organik dan menggunakannya untuk menunjang pertumbuhannya. Proses dekomposisi ini dibantu oleh beberapa jenis enzim untuk memecah makromolekul, seperti karbohidrat, protein, dan lemak, untuk dipecah menjadi senyawa yang lebih sederhana. Sebagai contoh, enzim protease digunakan untuk memecah protein menjadi senyawa lebih sederhana, seperti asam amino. Proses dekomposisi ini juga berperan dalam pengembalian unsur-unsur, terutama karbon dan nitrogen, ke alam untuk masuk ke dalam siklus lagi.
Dekomposisi jasad makhluk hidup dimulai oleh bakteri yang hidup di dalam tubuh manusia, dimulai dari jaringan-jaringan otot. Proses ini dipercepat saat tubuh telah dikuburkan. Reaksi pertama dalam dekomposisi ini adalah hidrolisis protein oleh protease membentuk asam amino. Selanjutnya, asam amino akan diubah menjadi asam asetat, gas hidrogen, gas nitrogen, dan karbon dioksida sehingga pH lingkungan akan turun menjadi 4-5. Reaksi ini dilakukan oleh bakteri acetogen. Pada tahap akhir, semua senyawa tersebut diubah menjadi gas metana oleh metanogen.

Download Album Sagita Ngamen 10, 11, 12

SILAHKAN DOWNLOAD....
Berikut Ini Album Sagita Ngamen 10


  1. Ngamen 10 - Eny Sagita
  2. Urip Dewe - Rina Amelia 
  3. Tresno Ora Pamrih - Eny Sagita
  4. Tangise Ati - Eny Sagita
  5. Tak Lali-lali - Rina Amelia
  6. Lintang Nduwur Kuto - Eny Sagita
  7. Kepiting Laut - Eny Sagita
  8. Ilang Tanpo Aran - Eny Sagita
  9. I I Ye Yo Yo - Eny Sagita
  10. Cidro - Indah Andira
  11. Camer - Indah Andira

Berikut Ini Album Sagita Ngamen 11



  1. Ngamen 11 - Eny Sagita - Sagita Album Ngamen 11.mp3
  2. Wedi Karo Bojomu - Eny Sagita - OM. Sagita Ngamen 11.mp3 
  3. Nasibku - Eny Sagita - OM. Sagita Ngamen 11.mp3 
  4. Taline Asmoro - Eny Sagita - OM. Sagita Ngamen 11.mp3 
  5. Tersisih - Sarah Brillyan - OM. Sagita Ngamen 11.mp3 
  6. Sumpah Benang Mas - Sarah Brillyan - OM. Sagita Ngamen 11.mp3 
  7. Secawan Madu - Rina Amelia - OM. Sagita Ngamen 11.mp3
  8. Khayalan Masa Lalu - Sarah Brillyan - OM. Sagita Ngamen 11.mp3 
  9. Ingin Kulupakan - Rina Amelia - OM. Sagita Ngamen 11.mp3 
  10. Biarlah Aku Mengalah - Indah Andira - OM. Sagita Ngamen 11.mp3 
  11. Bukak sitik joss - Eny Sagita - OM. Sagita Ngamen 11.mp3 


Berikut Ini Album Sagita Ngamen 12


sagita album ngamen 12

  1. Terhina - Sarah Brillian
  2. Wonogiri - Eny Sagita
  3. Wanita idaman lain - Sarah Brillian
  4. Cintai aku karena Allah - Sarah Brillian
  5. Ladys night life - Nella Karisma
  6. Ngamen 12 - Eny Sagita
  7. Oh yes oh no - Eny Sagita feat Dymas Tedjo
  8. Gede dowo - Indah Adira
  9. Gembang latar - Rina Amelia
  10. Perahu layar - Indah Adira
  11. Prei oplosan - Eny Sagita
  12. Rusaking jiwo - Rina Amlia

 Terimakasih Atas Kunjungannya Hari Ini... Jangan Lupa Tinggalkan Comment dan Tekan Simbol g+ nya,,,..

Kamis, 01 Agustus 2013

Cara Mendapatkan Dragon Unik di Dragon City

By : http://yamikhoerul.blogspot.com/


Dragon Unik

Sobat Gamers Kali ini saya akan membahas Dragon Unik yang ada di Dragon city.Sebelumnya untuk mendapatkan sebagian Dragon unik kita bisa membeli resep/Formulanya di Deus Vault lalu kita lakukan breeding sesuai Formula tersebut.Deus Vault muncul sekitar bulan Januari 2013 lalu seharga 500.000 GOLD dan untuk membelinya bisa melalui Menu Building.
Tapi sekarang Deus Vault sudah tidak tersedia karena sebagian Dragon yang tercantum di Deus Vault sudah dipindahkan menjadi Breedable yaitu kita bisa mendapatkan dragon tersebut dengan breeding.

Berikut ini Gambar Dragon unik yang tersedia sekarang di menu BUILD kita bisa membelinya atau bisa juga mendapatkannya dengan breeding :
Setelah Dragon eksklusif ini muncul di dalam SHOP akan menjadi Breedable.Kita bisa mendapatkannya dengan BREED biasa misalkan ICE + EARTH , Dari gambar diatas terlihat angka 10,15,20 merupakan Level minimum indukan dalam breeding,dan berikut Tabel daftar  Dragon unik secara Alfabet :


 Cara Mendapatkan Dragon Unik / Formula Breeding
Tempat Breeding : Mountain Breeding dan Ultra Breeding Tree
Rumus/ Formula berikut saya dapatkan dari berbagai Forum dan Blog,Belum semua saya coba ,dan beberapa diantaranya telah berhasil.
Catatan : Dari semua Formula ini belum tentu berhasil dalam sekali coba karena juga tergantung keberuntungan kalian.Kalian bisa kombinasikan sesuai kreasi kalian sendiri untuk mendapatkan Dragon unik.

1. Angry Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element : Terra,Fire,Nature
Cara mendapatkan Angry Dragon :
Indukan harus Level 20 atau lebih

Volcano Dragon + Pure Dark Dragon
Volcano Dragon + Pure Nature Dragon
Volcano Dragon + Nature Dragon










2. Bat Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element :Dark,Terra
Cara Mendapatkan Bat Dragon :
Indukan harus Level 15 atau lebih

Pure Dragon (lvl 15) +  Poo Dragon (lvl15)
Petroleum Dragon (lvl 15) + Alpine Dragon (lvl 15)
Legendary Dragon (level 20) + Hedgehog Dragon (level 20)

Rumus yang berwarna biru sudah saya coba dan berhasil








3.Carnival Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element :Dark,Fire
Cara Mendapatkan Carnival Dragon :
Indukan harus Level 15 atau lebih

Wind Dragon (level 20) + Darkfire Dragon (level 20)
Pure Dragon (Level 15) + Medieval Dragon (Level 15)
Zombie Dragon + Vampire Dragon
Armadillo Dragon + Blizzard Dragon







4.Deep Forest Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element :Nature,Terra
Cara Mendapatkan Deep Forest Dragon :
Indukan harus Level 15 atau lebih

Volcano Dragon (Level 20) + Queen Dragon (Level 15)
Nature Dragon + Pure Terra Dragon
Jade Dragon + Venom Dragon
Dragon fly Dragon + Cactus Dragon
Sahorse Dragon+ Water full Dragon
Butter fly + Alpine Dragon
Mirror Dragon + Armadillo Dragon



5.Diamond Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element : Ice,Terra,Nature
 Cara Mendapatkan Diamond Dragon :
Indukan harus Level 20 atau lebih

Ice Dragon + Cactus Dragon
Terra Dragon +Mojito Dragon
Pure Dragon + Terra Dragon
Nature + alpine Dragon











6.Emerald Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element : Nature, Metal
Cara Mendapatkan Emerald Dragon :
Indukan harus Level 15 atau lebih

Gummy Dragon + Armadillo Dragon
Queen Dragon +Legendary Dragon 
Gummy Dragon + Gold Dragon 
Dandelion Dragon + Platinum Dragon 
Mojito Dragon +Z ombie Dragon 
Jade Dragon + King Dragon 
Carnivore Dragon + Zombie Dragon



7.Great White Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element : Terra,Ice
Cara Mendapatkan Great White Dragon :
Indukan harus Level 10 atau lebih
 
Ice Dragon (Level 10) + Vulcano Dragon (Level 10)
Soccer Dragon (Level 20 ) + Hedgehog Dragon (Level 20)
Water fall Dragon + Soccer Dragon
Armadillo Dragon + Pearl Dragon




8.Lava Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element : Fire,Terra,Dark
Cara Mendapatkan Lava Dragon :
Indukan harus Level 20 atau lebih 

Volcano Dragon +  Venom Dragon
Pure dragon + dark dragon
Volcano Dragon + Dark Dragon
Venom Dragon + Wind Dragon
Wind Dragon + Crystal Dragon
Pure Dragon + Terra Dragon











9.Music Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element : Fire,Electric

 Cara Mendapatkan Music Dragon :
Indukan harus Level 15 atau lebih

Darkfire Dragon (Level 20) + Sky Dragon (Level 15)
Soccer dragon  (Level 20) + Gummy dragon (Level 15)
Hot Metal Dragon + Soccer Dragon
Gummy Dragon + Soccer Dragon
Volcano Dragon + Paladin Dragon
Spicy Dragon + Fluorescent Dragon
Fire bird Dragon+ Moose Dragon
Laser Dragon + Battery Dragon
Medieval Dragon + Neon Dragon




10.Paradise Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element : Nature,Ice
 Cara Mendapatkan Paradise Dragon :
Indukan harus Level 10 atau lebih

Flaming rock dragon (level 10) + Nature Dragon (Level 10)
Legendary dragon + Rattlesnake dragon
Pure dragon + flame dragon
Cloud Dragon+Tropical Dragon
Firebird dragon + Spicy dragon
Mirror dragon + flame dragon
Cool Fire Dragon + Gummy Dragon



11.Plankton Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element : Water,Terra
Cara Mendapatkan Plankton Dragon :
Indukan harus Level 10 atau lebih

Sea Dragon + Terra Dragon
Petroleum Dragon  + Waterfall Dragon
Mud Dragon  + Volcano Dragon
Mirror dragon+ Crystal dragon
Pure Dragon + neufaur Dragon
Wind Dragon  + Volcano Dragon






12.Ruby Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element : Fire,Metal
Cara Mendapatkan Ruby Dragon :
Indukan harus Level 15 atau lebih

Flame Dragon (Level 20) + Queen Dragon (Level 15)
Cool fire Dragon + Pure Dragon
Flame dragon + Queen dragon
Soccer Dragon + Metal Dragon
Cool fire Dragon + Gold Dragon
Medieval Dragon + Platinum Dragon
Laser Dragon + Zombie Dragon



13.Seahorse Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element : Water,Nature
 Cara Mendapatkan Seahorse Dragon :
Indukan harus Level 10 atau lebih

Wind Dragon (level 20) + Gummy Dragon (level 20)
Pure Dragon lvl15 + Pool Dragon lvl15
Gummy Dragon +Blizzard Dragon
Dandelion Dragon + Nenufar Dragon
Mojito Dragon + Lantern fish Dragon
Dragon fly Dragon + Ice cube Dragon
Coral Dragon + Ice cream Dragon
Carnivore plant Dragon + Mercury Dragon
Butterfly Dragon + Petroleum Dragon




14.Sky Dragon
Waktu Bertelur : 20 jam
Element : Terra,Electric
 Cara Mendapatkan Sky Dragon :
Indukan harus Level 10 atau lebih

Volcano Dragon (Level 10) + Gummy Dragon (Level 10)
Wind Dragon + Star Dragon
Star Dragon +  Snowflake Dragon
Fluorescent Dragon + terra dragon






Perhatian : Belum tentu mendapat dragon unik dalam sekali coba karena Dragon tersebut termasuk Dragon Exclusive.Kamu bisa kombinasikan rumus dengan kreasi sendiri selain dengan rumus-rumus diatas.

Mungkin sampai disini dulu catatan saya mengenai Dragon Unik yang ada di Dragon City.Untuk dragon unik lainnya Saya akan share di kesempatan selanjutnya.Semoga bermanfaat.